3+ Langkah Mudah Perawatan Printer DTF agar Tahan Lama

Cara merawat printer DTF agar hasilnya maksimal dan tahan lama.

Saat Anda memiliki Printer Direct To Film (DTF), sangat penting memberikan perawatan printer DTF pada mesin untuk memperpanjang masa pakai printer agar menghasilkan pencetakan tekstil berkualitas tinggi.

Ketika printer tidak berfungsi dengan benar, hal itu dapat menyebabkan gangguan alur kerja, penundaan pekerjaan, kerusakan printer bahkan hilangnya pendapatan.

Perawatan dan pemeliharaan dibutuhkan agar printer DTF Anda dapat berfungsi dengan baik bahkan menjadi awet dan tahan lama.

Tapi, gimana yaa caranya?

Tips apa saja sih yang harus diperhatikan?

TEXCO sebagai penyedia solusi bisnis digital printing, memberikan Anda tips-tips perawatan printer DTF.

Kami selalu memberikan dukungan penuh untuk melindungi investasi bisnis Anda dengan menghemat biaya perbaikan dan kerusakan.

Lakukan Perawatan Printer DTF agar Anda Awet dan Tahan Lama

Pencetakan langsung ke film atau pencetakan Direct to Film (DTF) merupakan proses pencetakan desain ke film untuk ditransfer ke pakaian.

Printer DTF memiliki kelebihan dalam hal efisiensi dan produktivitas.

Pencetakan DTF adalah proses perpindahan panas dari desain pencetakan ke film, dan bubuk perekat (powder).

Perekat akan mengering melalui panas dan meleleh ke dalam tinta, terakhir akan melekat pada pakaian.

Lantas apa saja sih yang harus diperhatikan jika Anda memulai bisnis menggunakan printer DTF?

Simak tips pemeliharaan dan perawatan printer DTF berikut ini.

1. Pentingnya Perawatan Printhead: Lakukan Ini agar Printer Berjalan Optimal

a. Bersihkan Printhead secara Rutin

Salah satu cara perawatan printer DTF adalah dengan cara membersihkan printhead secara rutin.
Salah satu cara merawat printer DTF adalah dengan cara membersihkan printhead secara rutin.

Printhead menjalankan fungsi penting bagi printer DTF. Jika ingin printer DTF Anda awet dan tahan lama, lakukan pembersihan printhead secara rutin. 

Anda perlu membersihkan printhead setiap kali akan mencetak. Terutama karena printer DTF memakai tinta putih yang pigmennya lebih pekat seperti karet, maka pengecekan rutin printhead sangatlah penting.

Berikut adalah langkah yang bisa Anda lakukan. Pertama, pada sistem operasi pilih menu ink fill. Hal ini dilakukan untuk membuang tinta agar tidak macet. Prosesnya dilakukan rata-rata minimal 15 detik.

Setelah itu, lakukan cleaning. Anda bisa memilih variasi strong, normal, atau weak. Apabila kurang rapi atau belum terisi penuh, coba mode normal untuk menstabilkan.

TEXCO Tips: Jika printer rutin digunakan, mode weak biasanya sudah cukup untuk perawatan printer DTF ini.

b. Jika Printhead Tidak Dapat Menyeburkan Tinta, Cek Nozzle

Nozzle / printhead yang tersumbat dan tidak bisa menyalurkan tinta.
Pengecekan nozzle apabila tinta mengering.

Kondisi ini terjadi apabila printhead mengalami masalah misalnya tidak dapat menyemburkan tinta dengan optimal. Kemungkinannya, ada tinta yang mengering pada nozzle.

Tinta yang terlanjur mengering di nozzle atau kemungkinan adanya gelembung udara dapat terjadi apabila Anda tidak melakukan perawatan rutin.

Oleh karena itu, berbeda dengan tahapan saat melakukan pembersihan printhead secara rutin, kamu memerlukan penanganan khusus agar bisa mengatasi permasalahan ini.

Solusinya, segera hidupkan pembersihan otomatis melalui sistem. lakukan langkah Ink fill dan lakukan cleaning pada mode strong.

Jika setelah dicek tinta masih mengering pada nozzle, cabut dumper. Pasang suntikan pada bagian selangnya dan isi printhead dengan tinta solvent.

⚠️Hati-hati pada saat hendak cabut dumper dan proses pembersihan dengan suntikan agar tidak ada tinta yang menetes ke printhead. Karena dapat mengakibatkan shortage di head. ⚠️

Lalu, capping dituangkan cleaner Asia Ink Pino – Flush. Kemudian lakukan penyedotan tinta pada setiap channel.

Setelah itu, ulangi pada proses ink fill dan cleaning mode normal. Apabila sudah, cek kembali kondisi nozzle. Anda bisa mengulangi semua tahapannya sampai hasil selesai dengan sempurna.

Jika masih mengalami masalah, kami sarankan untuk menghubungi teknisi agar diberikan penanganan yang lebih baik.

TEXCO Tips: Jangan merendam printhead jika Anda bukan teknisi yang berpengalaman.

2. Periksa Stabilitas Tegangan Listrik

Cek selalu tegangan listrik menggunakan alat yang baik, atau biasa disebut dimmer
Agar printer DTF tahan lama, pastikan selalu cek tegangan listrik menggunakan alat. Salah satunya alatnya adalah dimmer.

Stabilitas voltase yang digunakan oleh printer DTF sangat penting. Ketika voltase eksternal terlalu tinggi atau tidak stabil, hal itu akan berdampak pada printhead. 

Jika Anda berada di daerah yang tegangan listriknya belum stabil, sebaiknya kami sarankan untuk melakukan grounding terlebih dahulu pada saat instalasi.

Pastikan juga untuk menggunakan pengatur stabilizer yang sesuai dengan printer DTF Anda untuk memastikan kinerja yang optimal.

3. Perhatikan Suhu dan Kelembaban Ideal

Memperhatikan suhu dan kelembapan ruangan adalah syarat wajib dalam merawat printer DTF.
Selalu cek suhu dan kelembaban ruangan tempat menyimpan printer DTF Anda.

Listrik statis atau yang dikenal sebagai pelepasan elektrostatis (ESD) sering kali terjadi karena kondisi yang kering dan gerakan kain pada permukaan pencetakan.

Hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada encoder strip atau sirkuit sistem pencetakan.

Jika keadaan terlalu lembab, encoder strip sebagai pembaca kode raster akan mempengaruhi kualitas cetakan, bahkan keluar warna yang tidak diinginkan.

Oleh karena itu, menjaga suhu dan kelembaban pada level yang ideal sangat penting untuk menghilangkan listrik statis.

Suhu dan kelembapan penting terutama untuk:

  • Menjaga agar tinta tidak mudah kering di dalam head (yang bekerja karena dialiri listrik) akan lebih tinggi dibandingkan suhu ruangan; dan semakin tinggi suhu ruangan maka probabilitas tinta mengering akan semakin tinggi, yang berakibat tersumbatnya nozzle di printhead.
  • Kelembaban berpengaruh terhadap pengeringan tinta ( jadi tidak boleh terlalu kering dan terlalu lembab) karena kalau terlalu lembab maka hasil cetak akan timbul ink bleeding.
Pengaruh-suhu-dan-kelembapan-untuk-printer-DTF
ink bleeding adalah keadaan dimana tinta mengalir atau timbul garis yang tidak tajam.

Tingkat suhu dan kelembaban memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan printer DTF Anda.

TEXCO Tips!

  1. Printer rentan debu dan serat tekstil! Jaga kebersihan dan suhu 20-28 derajat. 
  2. Kelembaban rendah mengakibatkan tinta mengering dan memicu pemanasan berlebih! Gunakan hygrometer dan pastikan kelembaban ruangan pada kisaran 40% hingga 80%.

Eiits, selain tips-tips perawatan printer DTF tadi, ada bonus tips yang juga harus kamu perhatian agar mesin awet dan tahan lama.

4. Pilih Komponen Berkualitas Agar Printhead Tidak Mudah Rusak

Agar printer DTF berjalan maksimal dan tahan lama, gunakanlah tinta yang terbaik juga.
Salah satu tinta yang bagus untuk printer DTF Anda adalah tinta Pino.

Masa pakai printhead printer DTF Anda dipengaruhi secara langsung oleh kualitas tinta yang Anda gunakan.

Jika Anda menggunakan tinta berkualitas rendah, maka peralatan tersebut akan berisiko terkena kerusakan karena filtrasi yang buruk dan penggunaan komponen berkualitas rendah.

Hal ini dapat menyebabkan sumbatan nozzle dan habisnya tinta secara teratur, yang akhirnya akan membutuhkan biaya perbaikan yang mahal untuk printhead dan mekanisme kontrol.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memilih tinta berkualitas tinggi untuk mempertahankan kekentalan dan karakteristik tinta lainnya.

Selalu pilih tinta berkualitas tinggi seperti printer DTF Primo dan printer DTF Imogen AY yang menggunakan Tinta Pino. Tinta Pino menghasilkan warna yang cerah dan kualitas gambar terbaik.

Kesimpulan

Printer DTF digunakan untuk bisnis sablon modern yang ingin mencetak bahan kain dalam jumlah besar dan membutuhkan hasil cetak yang  efisiensi agar memiliki produktivitas yang tinggi. 

Untuk itulah, perlu perawatan dan pemeliharaan printer DTF dengan baik, agar mesin bekerja optimal dan hasil cetak akan terjaga kualitasnya.

Cara atau tips di atas itu sebenarnya bukan hanya untuk printer DTF ya. Bisa juga kok printer DTG.

Namun kami sarankan untuk selalu memperhatikan tindakan pencegahan maupun penanganan pada mesin agar mengurangi potensi menurunnya performa.

Jika Anda berencana ganti atau ingin tambah printer DTF, kami punya rekomendasi printer DTF terbaik loh. Silakan di cek ya!

2 Comments

  1. kak saya mau tanya kalo di nozle bagus tapi pas baru setengah meter putihnya bergaris…KL setiap nozle bagus..saya udah ganti tihang nozle nya dan saya udah ganti dumpernya….
    pertanyaan saya apakah tinta juga berpengaruh ..karena saya yakin KL pH i3200 saya masih normal
    dan apakah wajib harus pake AC …
    terimakasih kak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *