10 Jenis Bahan Kaos yang Cocok & Keren untuk Sablon DTF
Untung ratusan juta atau bahkan lebih dengan sablon DTF, apakah mungkin?
💫Lebih dari kata “Mungkin”, tapi PASTI BISA. 💫
Bagaimana sih caranya?
Langkah pertamanya apa?
Langkah pertama yang perlu Anda ambil adalah memahami pentingnya pemilihan bahan kaos yang tepat.
Bahan kaos yang tepat akan sangat berpengaruh kepada hasil cetak. Semakin sesuai, maka kualitasnya semakin bagus.
Kalau kualitas bagus, bisnis Anda akan jadi perbincangan hangat, dan akan tersebar bahwa toko Anda bisa menciptakan produk terbaik!
Dengan cepat, hemat, dan pastinya… mudah digarap dengan Printer Canggih serba kilat, Printer DTF!
Makanya, Anda harus bisa menguasai karakteristik dan kelebihan setiap jenis bahan kaos supaya ciptakan hasil akhir yang menakjubkan dan berkualitas tinggi.
Yang tentunya → meningkatkan minat beli pelanggan lalu menghasilkan keuntungan yang menggiurkan. Sudah siap kan buat menjelajahi 10 jenis bahan kaos yang cocok dan keren untuk sablon DTF?
Langsung saja yuk! 🤗
Apa Itu Printer DTF?
Printer DTF adalah printer digital yang digunakan untuk mencetak desain melalui PET Film di berbagai bahan.
Yang mana, syarat utama dari printer DTF ini, bahan tersebut terdiri dari bahan katun.
Agar Anda lebih paham tentang sablon DTF, silakan baca artikel kami tentang Apa Itu Sablon DTF dan Peluang Bisnisnya.
Ya walaupun juga bisa di bahan jersey dan biasa digunakan untuk cetak nama dan nomor punggung.
Kompisisinya juga harus pas dan dipakai untuk momen yang tepat.
Lantas, jenis bahan kaos apa saja yang bisa Anda gunakan dengan Printer DTF?
Simak selengkapnya ya, jangan sampai ada yang di skip 😉
Jenis Bahan Kaos yang Cocok Disablon Menggunakan Metode DTF
1. Cotton Carded

Cotton carded merupakan salah satu bahan kaos yang terbuat dari 100 persen katun. Namun, bahan ini memiliki tekstur yang agak kasar dan mudah berbulu jika sering dicuci.
Hal tersebut dikarenakan serat kapas untuk cotton carded hanya melalui mesin carding. Mesin ini memisahkan serat kapas dengan cara digaruk sehingga masih menyisakan serat kapas yang pendek.
Meskipun begitu, cotton carded dapat menyerap keringat dengan baik karena bahan bakunya katun 100 persen.
Dengan tingkat ketebalan berbeda, Cotton carded mempunyai tiga tingkat ketebalan, yaitu 20s, 24s dan 30s. Biar mudah membedakan, angka semakin besar, artinya semakin tipis. Jadi, carded 20s yang paling tebal, sedangkan carded 30s yang paling tipis.
Kelebihan
- Tidak panas saat digunakan, memberikan kenyamanan.
- Mampu menyerap keringat dengan baik, menjaga kulit tetap kering dan nyaman.
- Nyaman dipakai, terasa adem dan lembut saat bersentuhan dengan kulit.
- Memiliki kekuatan yang tinggi dan tahan lama.
- Menyerap keringat dengan efektif, menjaga kesegaran dan kenyamanan selama pemakaian.
Kekurangan
- Hasil replika atau KW dari cotton combed .
- Tekstur agak kasar dibandingkan dengan combed cotton.
- Tidak sehalus dan selemut cotton combed .
- Agak gerah jika digunakan untuk aktivitas dengan banyak pergerakan.
- Tidak optimal dalam menyerap keringat selama aktivitas berat.
2. Cotton Combed

Cotton combed merupakan jenis bahan kain yang populer dan banyak digunakan oleh berbagai kalangan. Bahan ini sangat nyaman karena teksturnya yang lembut dan halus di kulit.
Terutama bagi pelanggan yang memiliki kulit sensitif, cotton combed yang terbuat dari 100% kapas sangatlah cocok. Penjualan bahan ini di sektor pakaian juga cukup tinggi.
Kualitas cotton combed yang bagus didapatkan melalui proses yang panjang, mulai dari penyisihan kain kasar hingga penyeleksian bulu-bulu sisa.
Hal ini membuat cotton combed menjadi bahan yang tidak berbulu, halus, dan mudah menyerap keringat. Karena itu, bahan ini sangat cocok digunakan di daerah beriklim tropis seperti Indonesia.
Tersedia empat jenis cotton combed yang umum ditemukan di pasaran, yaitu cotton combed 20s, 24s, 30s, dan 40s.
Kelebihan Cotton Combed
- Ketebalan kain: Cotton combed 20s memiliki gramasi atau berat kain antara 180-220 gsm, sehingga sangat cocok digunakan di daerah yang lebih dingin.
- Handfeel halus dan nyaman: Bahan 100% cotton combed tanpa campuran bahan lain memberikan tekstur kain yang halus dan nyaman. Proses combed yang dilakukan membuatnya tidak berbulu, sehingga memberikan rasa nyaman saat digunakan.
- Tahan lama: Karena ketebalannya yang lebih tinggi, cotton combed 20s memiliki daya tahan yang baik. Namun, semua jenis cotton combed memiliki kualitas yang bagus. Perawatan yang baik juga penting untuk menjaga kualitasnya.
- Cocok untuk daerah dataran tinggi: Dikarenakan ketebalannya, cotton combed 20s sangat cocok digunakan di daerah dataran tinggi. Makanya jadi pilihan yang tepat bagi pecinta hiking atau kegiatan outdoor di daerah tersebut.
Kekurangan Cotton Combed
- Rentan menyusut saat terpapar suhu tinggi.
- Permukaan kain mudah berbulu karena serat yang kurang kuat.
- Rentan terhadap kerutan dan mudah kusut.
- Warna cenderung lebih cepat pudar jika sering dicuci dan dijemur.
3. Cotton Bamboo

Bahan kaos cotton bamboo bisa dikatakan sebagai pendatang baru yang sukses di dunia bahan kaos.
Bahan kaos hasil kombinasi antara serat cotton dan serat bamboo ini memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan bahan kaos pada umumnya.
Kepopuleran kaos dari bahan cotton bamboo ini meningkat karena kelebihan serat bamboo yang anti bakteri dan anti bau.
Sehingga awal kemunculan kain ini sering digunakan untuk pakaian bayi. Tetapi kini penggunaan bahan kaos cotton bamboo sudah banyak digunakan untuk kaos-kaos dewasa.
Karena pengguna kaos cotton bamboo ini mengincar sifat “anti bacterialnya” sehingga untuk kaos ini sendiri pun tidak mudah bau.
Selain itu juga cotton bamboo ini sangat ringan, sangat lembut, elastis, tahan lama dan sejuk walaupun dipakai dibawah terik matahari kerena daya tembus sinar UV di serat bambu 20% lebih rendah dibandingkan dengan kain jenis lain.
Kelebihan Kain Cotton Bamboo
- Sifat anti bakteri dengan zat bakteri alami, penny quinone.
- Cenderung memiliki tekstur ringan, lembut, lentur, dan dapat menyerap air dengan baik sehingga sangat cocok jika digunakan sebagai bahan kaos.
- Kain cotton bamboo memiliki daya kapilaritas yang tinggi sehingga tidak mudah lembab dan tidak mudah berbau
- Ketika digunakan saat musim panas kain cotton bamboo akan terasa dingin dikulit dan bersifat menghangatkan saat digunakan di musim dingin
- Kain cotton bamboo tidak menimbulkan alergi karena terbuat dari serat yang halus dan tanpa perlakuan kimia
- Kain cotton bamboo termasuk kedalam jenis kain yang ramah lingkungan yang sangat mudah terurai
Kekurangan Kain Cotton Bamboo
- Harga Relatif Mahal: Harga kain cotton bamboo lebih tinggi dibandingkan cotton combed, tetapi memberikan keuntungan secara keseluruhan.
- Ketebalan Tipis: Cotton bamboo cenderung memiliki ketebalan yang lebih tipis dibandingkan cotton combed.
- Pilihan Warna Terbatas: Bahan cotton bamboo memiliki pilihan warna yang terbatas dibandingkan jenis kain katun lainnya.
4. Cotton Modal

Cotton modal adalah bahan campuran antara katun biasa dengan Modal. Apa itu Modal? Modal adalah serat cellulosic yang diproduksi dari serat pohon.
Sehingga menghasilkan bahan kain yang jauh lebih halus dan berwarna lebih tajam dari katun biasa.
Jenis bahan baju dengan katun jenis ini cukup jarang ditemukan di Indonesia, dan Tshirtbar sekarang menyediakan kaos ini sebagai salah satu opsi anda untuk kaos custom Anda. Dengan perkiraan gramasi 140-150 gsm.
Kelebihan Modal Cotton
- Bahan cotton modal memberikan sensasi lembut dan kenyamanan saat digunakan.
- Kain cotton modal cenderung memiliki warna yang cerah dan mengkilap, menambah daya tarik visual pada kaos.
- Kain cotton modal memiliki sifat anti bakterial yang membantu menjaga kebersihan dan kesehatan penggunanya.
- Kemampuan kain cotton modal dalam menyerap keringat secara efektif membuat pengguna merasa nyaman dan segar saat beraktivitas.
- Cotton modal memberikan tampilan yang elegan dan premium.
Kekurangan Modal Cotton
- Harga yang lebih mahal.
- Perawatan yang cukup sulit karena harus lebih hati-hati, tidak bisa dengan air hangat, dan harus hati-hati dalam menggunakan pemutih dan proses setrika.
- Keterbatasan variasi desain.
- Meskipun cotton modal memiliki kemampuan menyerap keringat dengan baik, kain ini mungkin tidak cocok untuk situasi atau aktivitas yang membutuhkan daya serap yang sangat tinggi, misalnya saat berolahraga intensif
5. U.S. Pima Cotton

Katun US Pima memiliki sifat yang lembut, menyerap, kuat, dan dapat dicuci mesin.
Kemampuan menyerapnya berasal dari permukaan serat (yang memiliki afinitas tinggi terhadap air), struktur mikro inti serat (yang menyerupai jutaan tabung kecil mirip spons), dan gugus hidroksil (–OH) dalam molekulnya.
Secara historis, Katun US Pima memiliki panjang serat rata-rata antara 1-7/16 hingga 1-1/2 inci, micronaire antara 3.7 hingga 4.2, dan kekuatan serat antara 38 hingga 40 GPT.
Kelebihan US Pima Cotton
- Di antara berbagai jenis bahan, satu yang menonjol dari yang lain adalah US Pima Cotton. Dikenal karena kelembutannya, daya tahan, dan kekuatannya, bahan ini dianggap sebagai Katun terbaik di dunia.
- Nyaman dipaklistai dan tahan lama
- Dikombinasikan dengan kualitas yang sangat baik, serat ini dapat dianggap sebagai pasokan paling dapat diandalkan dari jenis kapas ini dari tahun ke tahun.
Kekurangan US Pima Cotton
- Cukup langka sehingga sulit didapatkan jika ingin produksi dengan bahan ini
- Harga relatif mahal, Anda harus menyesuaikan dengan budget & permintaan pelanggan
6. Katun Jepang

Katun Jepang merupakan salah satu jenis katun yang sangat disukai masyarakat. Kain ini memiliki karakteristik lembut dengan warna yang mengkilap dan tidak luntur.
Komposisi bahan katun Jepang ini terbuat dari serat kapas asli tanpa campuran bahan sintetis, membuatnya menjadi kain yang sangat eksklusif.
Beberapa jenis katun lainnya mungkin menggunakan campuran bahan cvc atau microtencel, yang mengurangi kelembutan kain.
Kelebihan dari Katun jepang:
- Beragam motif yang menarik dan cocok sesuai preferensi.
- Memberikan kenyamanan sehari-hari dengan daya serap keringat yang tinggi.
- Komposisi bahan murni tanpa campuran sintetis, memberikan eksklusivitas.
Kekurangan Katun Jepang:
- Rentan terhadap asam mineral atau organik pada proses pewarnaan.
- Mudah kusut dan memerlukan perawatan lebih intensif.
- Mudah menyusut saat dicuci, perlu memperhatikan ukuran saat pembuatan pakaian.
- Kurang tahan di lingkungan lembab, perlu menjaga agar tetap kering dan bersih.
Dengan perawatan yang tepat, kain katun Jepang yang dicetak dengan printer DTF tetap dapat memberikan hasil yang memuaskan untuk berbagai keperluan fashion.
7. Polyester

Polyester adalah kain atau tekstil yang terbuat dari serat polyester yang dibuat dengan menggunakan senyawa kimia dari minyak bumi.
Ditemukan sebelum tahun 1939, polyester pertama kali diperkenalkan pada tahun 1951 sebagai serat yang praktis dan tahan lama. Selain digunakan dalam industri tekstil, polyester juga digunakan sebagai pelapis antipanas dan pelindung mesin jet.
Kain polyester ini umumnya dikenal untuk pencetakan menggunakan Printer Sublim. Namun Anda bisa menggunakan polyester dengan Printer DTF apabila memiliki kebutuhan khusus.
Contoh, Anda mau membuat baju jersey yang ditambahkan nama pemain / custom. Nah, yang perlu Anda lakukan adalah mencetak pola / background dengan Printer Sublim, sedangkan Printer DTF dipakai untuk membuat desain tambahannya.
Cetak desain seperti nama, gambar – gambar kecil, atau tambahan detail lainnya dengan Printer DTF? BISA BANGET! 😎
Kelebihan Polyester:
- Harga terjangkau
- Lebih tahan terhadap noda
- Ringan dan tidak mudah kusut
- Tidak mudah menyusut dan kuat
Kekurangan Polyester:
- Tidak memiliki sirkulasi udara yang baik.
- Mudah terbakar.
- Sensitif terhadap suhu.
- Tidak memiliki tekstur lembut.
- Dapat menimbulkan iritasi bagi kulit sensitif jika terlalu lama dipakai
8. Polycotton

Bahan polycotton adalah gabungan antara kain polyester dan kain katun. Bahan ini memiliki beberapa karakteristik dan kelebihan yang perlu diperhatikan:
Bahan polycotton memiliki beberapa karakteristik yang menonjol. Teksturnya yang licin dan halus membuatnya tidak mudah kusut.
Namun, perlu diingat bahwa polycotton mudah meleleh jika terkena panas atau api dengan suhu tinggi.
Selain itu, susunan serat kain yang rapat membuat polycotton tidak tembus pandang.
Meskipun tidak mudah menyerap keringat seperti 100% katun, polycotton tahan terhadap rendaman air dan jamur setelah dicampur dengan bahan polyester.
Kelebihan Bahan Polycotton:
- Jatuh dengan baik: Polycotton memiliki sifat jatuh yang lebih baik daripada kain voal.
- Tidak panas: Bahan polycotton tidak panas dan nyaman digunakan dalam berbagai cuaca.
- Tahan lama: Polycotton memiliki daya tahan yang baik terhadap penggunaan yang intensif.
- Tersedia dalam berbagai motif: Polycotton sering di desain dengan berbagai motif menarik.
Kekurangan Bahan Polycotton:
- Kurang menyerap keringat: Polycotton tidak menyerap keringat dengan baik seperti bahan yang terbuat dari 100% katun.
- Mudah berbau: Polycotton mudah berbau jika digunakan dalam jangka waktu lama dan banyak mengeluarkan keringat.
- Licin dan sulit dibentuk: Polycotton cenderung licin dan sulit untuk dibentuk, terutama dalam pembuatan hijab.
Berdasarkan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan tersebut, bahan polycotton sering digunakan dalam produksi pakaian seperti gamis, blouse, dress, dan hijab.
9. Spandex

Bahan spandek adalah salah satu jenis kain yang sering digunakan untuk busana wanita. Kain ini memiliki sifat elastis, lemas, dan empuk.
Bahan spandek adalah salah satu jenis kain yang sering digunakan untuk busana wanita, seperti jilbab, dalaman, celana, celana olahraga, dan baju renang.
Beberapa jenis kain spandek yang perlu diketahui antara lain: spandek katun, spandek rayon, spandek semi rayon, spandek rayon super, bahan spandek jersey, spandek PE, spandek Korea, spandek sutra, spandek denim, kain hyget spandek, dan spandek balon.
Kelebihan Spandex
- Terdiri dari banyak varian.
- Ringan dan nyaman digunakan.
- Mudah kembali ke ukuran semula karena sifat elastisnya.
- Tidak mudah berkerut.
- Elastis dan mampu mengikuti bentuk tubuh.
- Tahan lama.
Kekurangan Spandex
- Daya serap yang kurang baik.
- Dapat menimbulkan bau tidak enak dan infeksi jika tidak ditangani dengan baik.
- Serat kain yang licin.
- Tidak tahan panas.
- Kurang cocok untuk bahan pakaian olahraga.
10. Katun Rayon

Kain katun rayon merupakan kombinasi antara bahan rayon dan katun. Meskipun hampir mirip dengan bahan rayon, kain katun rayon memiliki karakteristik sendiri yang perlu dikenali. Teksturnya yang licin sering kali dikaitkan dengan kain sutra, namun dengan harga yang lebih terjangkau.
Kelebihan kain katun rayon
- Kombinasi nyaman dari bahan rayon dan katun dengan harga terjangkau.
- Tekstur licin yang mirip dengan kain sutra, memberikan kesan elegan.
- Kemampuan menyerap keringat tinggi, menjaga kenyamanan dan kelembutan saat digunakan.
- Pilihan yang lebih ekonomis dibandingkan kain sutra dengan kualitas yang tetap baik.
Kekurangan
- Tidak Mudah Kering: Bahan katun rayon cenderung lambat kering, terutama jika dibiarkan dalam keadaan basah
- Tidak Awet: Bahan katun rayon tidak terlalu tahan lama, terutama jika terpapar sinar matahari secara langsung.
- Bahan katun rayon memiliki sifat mudah terbakar.
Kesimpulan
Dalam artikel ini, telah dibahas beberapa bahan terbaik yang digunakan dalam industri tekstil, seperti cotton combed, cotton carded, katun Jepang, katun bamboo, katun US pima, katun modal, spandex, polyester, katun rayon, dan polycotton.
Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.
Dengan pemahaman yang baik tentang karakteristik masing-masing bahan, Anda dapat membuat keputusan yang tepat dengan mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi yang dibutuhkan pelanggan.
Pada dasarnya, semua bahan yang disebutkan di atas bisa dijadikan bahan cetak melalui Printer DTF. Yang terpenting, Anda harus memastikan proses kerjanya juga benar dan tepat.
Misalnya, Anda wajib memilih Printer DTF Terbaik agar tinta dan printhead bisa terdistribusikan dengan baik, sehingga hasilnya akan maksimal dengan performa kerja efisien dan efektif.
Jenis bahan kaos yang cocok dan keren ini hanyalah referensi semata, yang bisa Anda kembangkan jika sudah yakin menambah printer atau bahkan baru mencobanya.
Pengetahuan sangat penting, menjadi faktor utama keberhasilan pemilik usaha dalam tumbuh dan berkembang.
Anda ingin melihat pilihan lainnya untuk bahan yang bisa digunakan dalam bidang tekstil? 6 Bahan Kaos Terbaik untuk Usaha Sablon agar Lebih Untung.
Pelajari semuanya, lalu cari distributor terpercaya yang bisa bantu Anda di bisnis digital ini. 🤩
Mulai juga bisnisnya dari sekarang! Ketahui langkah-langkahnya pada Usaha Sablon DTF: 10 Langkah Sukses Jadi Pengusaha Sablon!
FAQ
Bahan kaos apa saja yang paling banyak digunakan dalam sablon DTF dan mengapa?
Bahan kaos yang sering digunakan dalam sablon DTF adalah katun, polyester, dan campuran katun-polyester karena kemampuan menyerap tinta dengan baik.
Bagaimana cara memilih bahan kaos yang tepat untuk sablon DTF agar hasilnya keren?
Untuk memilih bahan kaos yang tepat, perhatikan permukaan yang rata dan halus agar hasil sablon terlihat keren.
Apakah ada jenis bahan kaos tertentu yang lebih cocok untuk sablon DTF dibandingkan yang lain?
Sebaiknya menggunakan bahan dengan katun sebagai bahan utama.
Bagaimana pengaruh jenis bahan kaos terhadap hasil akhir sablon DTF?
Jenis bahan kaos seperti katun dan campuran katun memberikan hasil sablon yang tajam dan berbeda dalam kesan alami atau kecerahan warna.
Apakah semua jenis bahan kaos cocok untuk sablon DTF?
Tidak semua jenis bahan kaos cocok untuk sablon DTF, pilih bahan dengan permukaan rata dan mampu menyerap tinta dengan baik.
Bagaimana cara merawat kaos sablon DTF agar awet?
Untuk merawat kaos sablon DTF agar awet, cuci dengan air dingin, gunakan deterjen lembut, hindari pemutih dan pengering panas, serta hindari menggosok sablon secara kasar.







