Perhitungan Bisnis Jersey Printing Custom: Pasti Untung
Disclaimer: Harga yang ditampilkan pada halaman ini dapat menyesuaikan dan berubah sewaktu-waktu. Segera hubungi Business Consultant kami untuk update harga terbaru.
Saat ini, bisnis jersey printing merupakan peluang usaha yang menjanjikan.
Jersey tidak lagi hanya sekedar atribut olahraga, namun sebagai merchandise dan media promosi yang efektif.
Sehingga membuat kebutuhan jersey terus meningkat.
Hal ini dikarenakan jersey memiliki desain unik dan menarik, serta mampu menampilkan identitas suatu komunitas atau brand.
Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahraga juga sangat tinggi. Salah satu contohnya adalah sepakbola.
Berdasarkan perusahaan riset multinasional Ipsos mengungkapkan jika Indonesia memiliki jumlah penggemar sepak bola terbesar di dunia.
Dengan persentase sebesar 69%, disusul oleh negara Arab sebesar 67%, India 60% dan Argentina 51%.
Tingginya minat masyarakat ini secara langsung meningkatkan permintaan akan jersey, baik itu jersey klub maupun jersey tim nasional.
Oleh karena itu, peluang bisnis jersey printing sangat layak untuk dipertimbangkan sebagai bisnis yang menjanjikan.
Modal Awal
Memulai bisnis jersey printing tentu memerlukan perhitungan matang terkait modal awal untuk investasi mesin dan peralatan yang dibutuhkan.
Perhitungan modal yang cermat sangat penting agar bisa menetapkan harga jual jersey yang kompetitif sekaligus menghasilkan keuntungan.
Beberapa peralatan utama yang harus diinvestasikan dalam bisnis jersey printing antara lain:
- Printer Sublim Ecojet Nova A1 = Rp 90,000,000
- Texco Heat Press Pneumatic GS-SH80100-2 = Rp 45,000,000
- Komputer (Paket PC Desain Grafis Full Set) = Rp 6,000,000
- Peralatan pendukung lainnya seperti meja kerja, rak penyimpanan, dan lainnya dengan harga sekitar Rp 10,000,000
Dengan demikian, total modal awal yang dibutuhkan untuk bisnis jersey printing diperkirakan sekitar Rp 151,000,000.
Total ini dapat bervariasi tergantung spesifikasi mesin yang diinginkan.
*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Harga Bahan

Salah satu biaya untuk membuat bisnis jersey printing adalah biaya bahan berupa kain kaos jersey.
Terdapat berbagai jenis kain jersey yang bisa digunakan dengan harga yang bervariasi.
Pemilihan jenis kain yang tepat akan mempengaruhi kualitas hasil printing dan tentunya biaya produksi Anda.
Berikut beberapa jenis kain jersey yang cocok untuk printing, beserta kisaran harganya:
1. Kain Jersey Dri-Fit

Kain dri-fit terbuat dari campuran serat polyester, nilon dan katun yang ringan dan sejuk. Teksturnya yang dingin cocok untuk bahan baju olahraga.
Harga kain dri-fit berkisar Rp 65,000 – Rp 85,000 per kg dengan panjang kain mencapai 3 meter per kg.
*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu
2. Kain Jersey Serena

Kain serena memiliki elastisitas tinggi dengan tekstur halus dan pori-pori besar sehingga menyerap keringat dengan baik.
Membuat kain ini cocok digunakan sebagai bahan baju olahraga.
Harga kain serena berkisar Rp 95,000 – Rp 110,000 per kg dengan panjang kain mencapai 3 meter per kg.
*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu
3. Kain Jersey Paragon

Kain paragon kurang elastis dan bahannya sedikit lebih hangat.
Namun, kain ini memiliki permukaan halus dan mengkilap sehingga dapat menghasilkan pakaian yang lebih mewah dan elegan.
Harganya lebih terjangkau yaitu berkisar Rp 20,000 – Rp 25,000 per meter.
*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu
4. Kain Jersey Rayon

Kain rayon terbuat dari campuran serat rayon dan jersey dengan tekstur yang tebal dan tidak menerawang.
Mampu menyerap keringat dengan baik meski berpori-pori rapat. Sehingga tetap nyaman digunakan untuk bahan pakaian olahraga.
Harga kain rayon berkisar Rp 20,000 – Rp 27,000 per meter.
*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu
5. Kain Jersey Etiway

Kain etiway bertekstur lembut, mengkilap dan jatuh, dengan serat rajutan yang lebih renggang sehingga nyaman dipakai karena lebih sejuk.
Harga kain ini berkisar Rp 25,000 – Rp 30,000 per meter.
Pilihlah jenis kain yang sesuai kebutuhan, kualitas dan budget modal awal agar mendapatkan keuntungan maksimal dari bisnis jersey printing.
*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu
Biaya Produksi
Memperhitungkan biaya produksi dengan cermat merupakan kunci penting dalam bisnis jersey printing agar bisa mendapatkan keuntungan optimal.
Biaya produksi mencakup seluruh pengeluaran yang dibutuhkan untuk memproduksi jersey seperti biaya listrik, tinta, kertas transfer dan lainnya.
Berikut perhitungan biaya produksi jersey printing:
Biaya Operasional
- Tinta sublim CMYK
- 1 liter tinta = Rp 275,000 (per 1 warna)
- 1 m2 = 10 ml
- 1l = 1000 ml
- 4 warna x Rp 275,000 : 4 x 1000 = Rp 2,750/m2
- Kertas transfer
- 90 gr = Rp 3,500/m2
- Listrik = 500 w – 2000 w
- Gaji operator
- Per orang = Rp 3,000,000
- Total dari biaya listrik dan gaji operator sebesar = Rp 3,000/m2
- Gaji designer
- Per orang = Rp 4,000,000 = Rp 2,000/orang
Sehingga total biaya operasional untuk mencetak jersey printing sebesar Rp 11,250/m2.
*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Selain itu terdapat biaya operasional lainnya seperti:
- Biaya marketing = Rp 1,000,000/bulan
- Biaya admin = Rp 1,000,000/bulan
- Biaya sewa tempat = 1,500,000/bulan
*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Jika dihitung biaya produksi per jersey
Contohnya, untuk mencetak jersey berukuran L yang membutuhkan 2 m2.
- Kain jersey rayon = Rp 54,000/2 m
- Tinta sublim CMYK = Rp 5,500/2 m2
- Kertas transfer = Rp 7,000/2 m2
- Biaya listrik dan operator = Rp 6,000/2 m2
- Biaya designer = Rp 4,000/orang
Jadi, total keseluruhan untuk biaya produksi per jersey untuk ukuran L sekitar = Rp 76,500.
*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Apabila memahami komponen dan melakukan perhitungan biaya produksi secara rinci.
Pengusaha jersey printing dapat menetapkan harga pokok produksi dan harga jual yang kompetitif sekaligus menguntungkan.
Pendapatan Potensial
Dalam menjalankan bisnis jersey printing, selain memperhitungkan modal dan biaya produksi, hal penting lainnya adalah menentukan harga jual dan laba bersih yang bisa diperoleh.
Berikut contoh perhitungan analisis harga jual dan laba bersih untuk bisnis jersey printing:
- Harga jual/jersey = Rp 90.000
- Jumlah order jersey/hari = 60 pcs
Berdasarkan harga tersebut, maka:
- Laba bersih/jersey
- Harga jual – biaya operasional
- Rp 90.000 – Rp 76,500 = Rp 13,500
- Laba bersih/hari
- Laba bersih/jersey x jumlah order/hari
- Rp 13,500 x 60 pcs = Rp 810,000
- Laba bersih/bulan
- Laba bersih/hari x 26 hari kerja
- Rp 810,000 x 26 = Rp 21,060,000
- Rp 21,060,000 – biaya marketing – biaya admin – biaya sewa tempat
- Rp 21,060,000 – Rp 1,000,000 – Rp 1,000,000 – Rp 1,500,000 = Rp 17,560,000
*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Menentukan atau menganalisis harga jual dan laba bersih perlu dilakukan dengan cermat agar bisnis jersey printing dapat berjalan optimal dan menguntungkan.
Dan perhitungan keuangan sebaiknya dilakukan realistis berdasarkan data dan riset pasar yang akurat.
Break-Even Point (BEP)
Mengetahui cara menghitung Break Even Point (BEP) dapat membantu pengusaha jersey printing untuk menyusun target produksi dan penjualan.
Agar bisnis jersey printing dapat memberikan keuntungan.
Berikut ini contoh perhitungan sederhana BEP bisnis jersey printing berdasarkan modal investasi awal dan laba bersih:
- Nilai investasi awal : Nilai laba bersih per bulan
- Rp 151,000,000 : Rp 17,560,000
Sehingga nilai BEP yang didapat = 8.5 bulan.
*Harga yang Ditampilkan Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Disclaimer!
- Total BEP yang tertera merupakan angka fleksibel, artinya, jika penjualan hijab setiap bulan berubah, maka berbanding lurus dengan perubahan jangka waktu BEP.
- Semakin banyak penjualan setiap bulan, maka waktu BEP semakin singkat.
- Harga bahan baku sangat dinamis, bisa berubah-ubah tergantung harga pasaran.
Jika ingin perhitungan yang lebih detail, Anda bisa Konsultasi secara GRATIS bersama High Calibre Business Development kami.
Kesimpulan
Memulai bisnis jersey printing memerlukan perhitungan yang matang dan akurat agar dapat memperoleh keuntungan optimal.
Beberapa hal penting yang perlu diperhitungkan seperti modal awal, biaya produksi, harga jual, laba bersih dan lainnya.
Selain itu, menghitung BEP juga diperlukan untuk merencanakan target produksi dan penjualan.
Semakin akurat perhitungan yang dilakukan, semakin besar peluang kesuksesan dan menguntungkan dari bisnis jersey printing.
Jadi jangan ragu untuk memulai bisnis jersey printing Anda dengan persiapan yang matang dan perhitungan yang tepat.
Lakukan juga riset pasar serta konsultasi bisnis secara menyeluruh agar perhitungan modal, biaya produksi dan proyeksi keuntungan bisa dilakukan dengan tepat.
Anda juga bisa berkonsultasi secara GRATIS bersama High Calibre Business Development kami, untuk mendapatkan panduan dan saran terkait perencanaan bisnis jersey printing.








ijin bertanya mas….untuk lokasi di makassar apakah ada agen atau perwakilan yang menjuak mesin dari produksi texco….?